Klien Desain Grafismu Rewel? Hadapi Saja Dengan 3 Langkah ini!

Sudah hal yang biasa kalau kamu menemukan satu atau dua orang, dari sekian banyak klien usaha desain grafismu, yang mungkin agak sedikit rewel. Mulai dari bertanya tempat pembuatan bahannya di mana? Distribusi bahannya sampai ke produsen bagaimana? Cara membuat id card-nya bagaimana? Siapa yang membuat desainnya? Sampai pertanyaan iseng yang bahkan tidak ada kaitannya sama bisnis kamu mereka tanyakan. Pokoknya udah kaya wawancara buat bikin profil perusahaan aja. Kesel banget nggak tuh?

3 Langkah Menghadapi Sulitnya Klien Desain Grafis Rewel

Klien adalah raja, guys. Jadi kamu tidak boleh mengeluh apalagi menyepelekan masalah menghadapi sulitnya klien kamu yang rewel yang mungkin dialami juga oleh banyak orang yang seprofesi denganmu. Kalau tidak, bisnis kamu bisa terancam. Jangan sampai klien kamu kesal, marah, dan kecewa. Bisa jadi viral dan dihujat netizen. Tidak mau kan?

Nah, makanya hadapi dengan tiga langkah ini. Dijamin klien kamu tidak akan rewel lagi.

1. Langkah Pertama: Sabar

 

orang nulis

Tips pertama untuk menghadapi klienmu yang rewel adalah sabar. Meski serewel apapun klienmu, entah hal besar atau hal kecil yang ia rewelkan, seperti misalnya rewel karena ukuran id card terlalu lebar, padahal cuma beda semilimeter aja, kamu harus tetap sabar menghadapinya. Jangan sampai kamu terpancing emosi dan malah ikut-ikut kesal sama klien kamu.

2. Tetap Senyum

 

orang senyum di depan komputer

Langkah kedua yang harus kamu lakukan yaitu senyum. Jangan sampai kamu pasang muka sebal karena menghadapi klienmu yang rewel karena pesanan id card panitia yang ia pesan tidak mendapat potongan harga. Padahal dari awal memang sudah sepakat harganya segitu. Hm, tenang. Tarik nafas, tetap senyum.

3. Jaga Profesionalitas

 

orang sedang meeting

Sabar sudah, senyum juga masih cemerlang, tapi klien masih tetap rewel? Kamu harus tetap professional, guys. Coba jelaskan secara tegas dengan percaya diri sambil tetap tersenyum ramah kepada klien kamu mengenai perjanjian awal jual beli dulu.

Kalau klien kamu memang seorang perfeksionis yang punya standar tinggi untuk detail pekerjaan dan tidak bisa memaafkan kesalahan sekecil apapun, cobalah untuk melobi ulang. Misalnya saja, dengan menambahkan bonus atau memberi sedikit potongan harga.

Nah, itu tadi tiga langkah sederhana untuk menghadapi tingkah klien desain grafismu kalau menyulitkan karena tingkah rewelnya. Gampang-gampang susah memang. Tetap semangat ya!

COMMENTS